ALI IMRON SANG PENGEBOM PDF

Dua bom meledak dalam waktu yang hampir bersamaan yaitu pukul Lebih dari orang menjadi korban tewas keganasan bom itu, sedangkan lebih lainnya luka berat maupun ringan. Kurang lebih 10 menit kemudian, ledakan kembali mengguncang Bali. Pada pukul

Author:Brazuru Vudojar
Country:Liberia
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):28 October 2007
Pages:57
PDF File Size:16.12 Mb
ePub File Size:5.72 Mb
ISBN:845-3-38361-381-6
Downloads:43199
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Maumi



Mezijora Begitu juga harapan adanya nilai positif dari pelarian saya pun sudah tidak ada lagi justru menyebabkan kawan-kawan yang tidak bersalah ikut tertangkap karena membantu dan menyembunyikan informasi tentang pelarian saya. Mungkin kawan-kawan ini sebelumnya sudah tidak suka terhadap sikap saya, jadi begitu beredar buku saya yang di sampulnya imroj namanya Azyumardi Azra maka mereka langsung menyimpulkan seperti itu. Namun setelah Amrozi tertangkap, harapan adanya dampak positif tersebut seolah sudah tidak ada imroj karena dengan ditangkapnya salah satu dari kami berarti aksi kami terbongkar dan pasti akan berdampak negatif pada kami.

Setelah saya periksa, tulisan saya tidak ada yang berubah isinya kecuali beberapa nama bahan peledak diganti dengan pupuk, jumlah detail bahan peledak, bahan kimia dihilangkan dan gambar bom mobil juga dihilangkan.

Adapun yang lain-lainnya tulisan saya masih utuh, hanya saja ada tambahan pengantar dari Azyumardi Azra sebagai wakil dari tokoh masyarakat dan namanya dicantumkan di sampulnya dibawah judul. You must be logged in to Tag Records.

Ali imron sang pengebom Ternyata tokoh yang akan memberi pengantar atau komentar pada buku saya adalah Azyumardi Azra yang menurut saya adalah diantara tokoh Jaringan Islam Liberal JIL. Sebelum diberangkatkan saya dibaiat oleh Ustad Abdullah Pengdbom yang saat itu saya yakini sebagai janji setia untuk taat dalam menjalankan tugas yang dipimpin oleh Beliau.

Adanya reformasi di Indonesia tahun semakin menguatkan harapan saya akan adanya suatu peristiwa yang menyebabkan terbentuknya medan perang. Saat itu saya jawab tidak apa-apa kalau hanya sebagai pengantar atau komentar asal tidak mengubah isi buku yang saya tulis. Ali Imron, sang pengebom. Oleh karena itu saya harus menulis buku untuk menerangkan kesalahan-kesalahan pada pengeboman pfngebom Bali supaya hal itu tidak dilakukan lagi oleh kawan-kawan kami.

Oleh pimpinan setempat saya ditempatkan di Batalion Logistik, maka mulai saat itu saya resmi menjadi siswa di Akademi Militer Mujahidin Afghanistan. Setelah proses di atas saya lalui dan saya sudah menjadi siswa di Akademi Militer Mujahidin Afghanistan, saya semakin memahami betapa pentingnya menjaga rahasia perjalanan kami.

Dan ketika pulang, kami juga tidak sxng apapun yang menunjukkan bahwa kami pernah belajar ilmu pnegebom bahkan kami pernah ke Afghanistan pun harus dirahasiakan. Cite this Email this Add to favourites Print this page.

National Library of Australia. We will contact you if necessary. Pada bulan Agustus saya berangkat ke Malaysia dan berjumpa dengan Mukhlas yang saat itu berada di rumah mertuanya di Johor Bahru. Dan kejadian ini bisa saya jadikan sebagai alat untuk mengingatkan Umat Islam yang melupakan kewajiban jihad dan mengajarkan mereka supaya memahami bahwa jihad adalah perang. Singkat cerita, akhirnya Nasir Abas memberi tahu saya bahwa yang akan menerbitkan adalah Penerbit Republika dan dia menjadi salah satu editornya.

Maka selama ssang perjalanan saya hanya mengikuti arahan dari penunjuk jalan tersebut dan tidak berkomunikasi dengan siapapun kecuali dengan kawan-kawan serombongan, itupun dibatasi.

Oleh pimpinan setempat, yang kemudian saya kenal dengan nama Ustad Dzulqarnain, saya diberi nama Zaid sebagai nama samaran yang harus saya gunakan sejak saat itu. Mengawali pengurusan itu, atas pengdbom Mukhlas saya dibawa oleh abang iparnya ke Singapura untuk mengambil visa Pakistan. Keberangkatan ini harus dirahasiakan dari siapapun termasuk orang tua dan keluarga, xang mulai saat itu saya tidak boleh lagi berhubungan dengan siapapun baik lewat surat ataupun telepon.

Oleh karena itu tidak ada gunanya lagi menutup-nutupi keterlibatan saya dalam jihad Ambon. Karena saya sudah setuju, maka salah satu asisten Azyumardi Azra menjumpai saya alj tujuan menanyakan kepada saya tentang otentiknya tulisan saya yang akan dibukukan dan diterbitkan. Pada akhir bulan September saya diberangkatkan dari Malaysia menuju Pakistan dengan mengikuti arahan seorang penunjuk jalan yang sudah ditetapkan oleh Ustad Abdullah Sungkar.

Waktu itu dia bercerita bahwa keberangkatannya ke Pakistan dan Afghanistan bukan sekolah biasa akan tetapi sekolah belajar perang, bahkan terjun langsung ke medan perang bersama Mujahidin Afghanistan melawan pasukan komunis. Kantor itu kemudian saya ketahui sebagai pusat komando untuk orang-orang Asia Tenggara.

Saat itu saya dibawa oleh seorang penunjuk jalan yang telah ditunjuk oleh Ustad Dzulqarnain. Dan asisten tersebut akhirnya menjadi editor buat buku saya selain Nasir Abas. Akhirnya saya pun sampai di Ambon. Ali Imron Author of Ali Imron Sang Pengebom Oleh karena itu saya berencana melakukan sesuatu yang mungkin bisa memberikan manfaat bagi orang lain sekaligus untuk melanjutkan perjuangan dengan cara yang berbeda.

To learn more about how to request items watch this short online video. Karena tekad saya sudah bulat untuk bergabung dengan kelompok ini maka konsekuensinya saya harus menaati dan aoi aturan yang ada.

Setelah bertemu, saya langsung menyampaikan keinginan saya untuk bisa berangkat bersekolah ke Pakistan dan Afghanistan sebagaimana dia. Setelah pulang ke Indonesia rahasia itu tetap saya jaga. Dan saya juga tidak lagi bisa mengajarkan ilmu-ilmu perang kepada orang lain, bahkan untuk mengajarkan ilmu jihad dalam arti luas kepada murid-murid dan binaan saya pun sudah tidak bisa.

Kepada pihak yang memusuhi Immron, saya bisa memperingatkan, imrron dalam Islam ada syariat perang, sebagian Umat Islam sudah memiliki kemampuan berperang dan mereka selalu mendambakan terjadinya perang, jika kalian memulai menyerang maka itulah yang mereka tunggu.

Related Posts

CHOPIN VALSE MELANCOLIQUE PDF

Ketika Ali Imron Temui Keluarga Korban Bom Bali

Sehari sebelum itu, seorang Jenderal Polisi menghubungi saya untuk berbicara di depan para petinggi dan pelaksana Densus dan Satgas 88 dengan topik "Radikalisme dalam Islam". Densus dan Satgas ini punya tugas tunggal: mengamankan negeri ini dari terorisme. Bom Bali, bom Marriot, bom di kedutaan Australia, bom Atrium, bom gereja, bom Batam, dan masih ada peledakan bom di beberapa tempat lain di tanah air kita sebagai fakta keras bahwa Nusantara ini cukup rentan untuk dijadikan sasaran tindakan teror. Tetapi, pihak kepolisian sadar betul terorisme akan sulit dimusnahkan selama kesenjangan sosial ekonomi masih menganga dan praktik korupsi yang seolah-olah tidak bisa dilawan.

HOMERUS ODYSSEE PDF

Bom Bali 2002

Sanh tokoh yang akan memberi pengantar atau komentar pada buku saya adalah Azyumardi Azra yang menurut saya adalah diantara tokoh Jaringan Islam Liberal JIL. Oleh pimpinan setempat saya ditempatkan di Batalion Logistik, maka mulai saat itu saya resmi menjadi siswa di Akademi Militer Mujahidin Afghanistan. I,ron sudah di dalam penjara, maka untuk melakukan kegiatan yang saya yakini bagian dari jihad dalam arti perang sudah tidak mungkin. Namun saya menyadari bahwa adanya medan jihad itu hanya karena karunia dari Allah semata yang tidak bisa direncanakan dan dibikin oleh manusia. Collection delivery service resumes on Wednesday 2 January Adanya medan jihad adalah karunia dari Allah semata maka tidak bisa dipaksa diadakan.

Related Articles