DASAR TENAGA LISTRIK ZUHAL PDF

Dijamin Jika anda tidak menerima konfirmasi pendaftaran email dari feedburner. Bogart, MacmillanA first course in digital electronicsNigel P. This comment has been removed by a blog administrator. Budi received bachelor and master degree in andrespectively from the Department of Electrical Engineering, University of Indonesia.

Author:Tygosar JoJokasa
Country:Benin
Language:English (Spanish)
Genre:Travel
Published (Last):5 December 2016
Pages:15
PDF File Size:1.42 Mb
ePub File Size:5.72 Mb
ISBN:696-6-72297-883-9
Downloads:5517
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Merg



Pada pusat pembangkit, sumberdaya energi primer seperti bahan baker fosil minyak, gas alam, dan buatan , hidro, panas bumi, dan nuklir diubah menjadi energi listrik. Generator sinkron mengubah energi mekanis yang dihasilkan pada poros turbin menjadi energi listrik tiga fasa.

Melalui transformator penaik tegangan step-up transformator energi listrik ini kemudian dikirimkan melalui saluran transmisi bertegangan tinggi menuju pusat-pusat beban. Peningkatan tegangan dimaksudkan untuk mengurangi jumlah arus yang mengalir pada saluran transmisi. Ketika saluran transmisi mencapai pusat beban, tegangan tersebut kembali diturunkan menjadi tegangan menengah, melalui transformator penurun tegangan step-down transformator.

Di pusat-pusat beban yang terhubung dengan saluran distribusi, energi listrik ini diubah lagi menjadi bentuk-bentuk energi terpakai lainnya seperti energi mekanis motor , penerangan, pemanas, pendingin, dan sebagainya.

Pusat pembangkit listrik konvensional mencakup: 1. Pada pembangkit listrik ini, bahan baker minyak, gas alam, atau batubara dipakai untuk membangkitkan panas dan uap pada boiler. Uap tersebut kemudian dipakai untuk memutar turbin yang dikopelkan langsung dengan sebuah generataot sinkron. Setelah melewati turbin, uap yang bertekanan dan bertemperatur tinggi tadi muncul menjadi uap yang bertekanan dan bertemperatur rendah.

Panas yang disadap oleh kondensor menyebabkan uap berubah menjadi air yang kemudian dipompakan kembali menuju boiler. Penggunaan tenaga air mungkin merupakan bentuk konversi energi tertua yang pernah dikenal manusia. Perbedaan vertical antara batas atas dengan batas bawah bendungan di mana terletak turbin air, dikenal sebagai tinggi terjun.

Tinggi terjun ini mengakibatkan air yang mengalir akan memperoleh energi kinetic yang kemudian mendesak sudut-sudut turbin. Bergantung pada tinggi terjun dan debit air, dikenal tiga macam turbin yaitu: Pelton, Francis, dan Kaplan. Karena tidak menggunakan bahan baker, biaya operasi PLTA sangat rendah, namun hal ini dibarengi dengan biaya inbvestasi yang sangan tinggi untuk kontruksi pekarjaan sipilnya.

Bergantung pada ketersediaan sumber energi air, PLTA dapat berfungsi untuk memikul beban puncak ataupun beban dasar. Sebagai sumber daya energi yang dapat pulih, sumber potensi tenaga air sangat menarik untuk dikembangkan. Tetapi pemanfaatannya secara luas sangan dibatasi oleh kondisi geografis setempat dan permasalahan lokasi yang biasanya jauh dari pusat beban.

Bahan baker berupa minyak atau gas alam dibakar di dalam ruang pemvbakar combustor. Udara yang memasuki kompresor setelah mengalami tekanan bersama-sama dengan bahan baker disemprotkan ke ruang pembakar untuk melakukan proses pembakaran. Gas panas hasil pembakaran ini berfungsi sebagai fluida kerja yang memutar roda turbin bersudut yang terkopel dengan generator sinkron. Generator sinkron kemudian mengubah energi mekanis menjadi energi listrik. Berbeda dengan pada PLTD, pada PLTG tidak terdapat bagian mesin yang bergerak tranlasi bolak-balik karena itu ia merupakan mesin yang bebas dari getaran.

Pada reactor air tekan pressurized water reactor terdapat dua rangkaian yang seolah-olah terpisah. Pada rangkaian pertama bahan baker uranium yang diperkaya dan tersususn dalam pipa-pipa berkelompok, disundut untuk menghasilkan panas dalam reactor.

Karena air dalam bejana penuh, maka tidak terjadi pembentukan uap, melainkan air menjadi panas dan bertekanan. Air panas yang bertekanan tersebut kemudian mengalir ke rangkaian kedua melalui suatu generator uap yang tebuat dari baja. Generator uap menghasilkan uap yang memutar turbin dan proses selanjutnya mengikuti siklus tertutup sebagaimana berlangsung pada turbin uap PLTU.

Keuntungan reactor air tekan yang mempunyai dua rangkaian ini terletak pada pemisahan rangkaian pertama yang merupakan reactor radioaktif dari proses konversi turbin uap yang berlangsung pada rangkaian kedua. Dengan demikian, uap yang masuk ke dalam turbin dan kondensor merupakan uap bersih yang tidak tercemar radioaktif. PLTN yang mempunyai biaya modal tinggi dan biaya bahan baker rendah itu seyogyanya beroperasi untuk beban dasar jam per tahun.

Konversi energi tersebut berlangsung pada system tenaga melalui peralatan electromagnet yang disebut generator dan motor. Blok disebelah kiri menggambarkan system pembangkit. Melalui generator sinkron tiga fasa yang menerima kopel dari poros turbin, system ini berperan untuk mengubah bentuk energi mekanik menjadi listrik Blok di tengah menggambarkan bagian dari system tenaga yang mengirimkan energi listrik dari system pembangkit menuju system beban.

Untuk mengurangi rugi-rugi panas, energi yang dikirim perlu dinaikkan tegangannya melalui transformataor penaik tegangan. Dengan demikian, meskipun transformator bukan termasuk peralatan konversi energi, namun merupakan alat pembantu electromagnet yang juga penting dalam system tenaga. Blok disebelah kanan menggambarkan system beban yang mengubah sebagian dari energi listrik menjadi bentuk energi mekanik.

Perubahan tersebut berlangsung dalam mesin-mesin berputar yang disebut motor. Selain itu sebagian energi listrik dipergunakan untuk keperluan beban lainnya seperti penerangan, pendinginan, dan pemanasan.

Generator sinkron di pusat pembangkit biasanya menghasilkanb tenaga listrik dengan tegangan antara kV yang kemudian, dengan bantuan transformator, tegangan tersebut dinaikkan menjadi Kv.

Saluran tegangan tinggi STT menyalurkan tenaga listrik menuju pusat penerima; di sini tegangan ditirunkan menjadi tegangan subtransmisi 70 Kv. Pada gardu induk GI , tenaga listrik yang diterima kemudian dilepaskan menuju trafo distribusi TD dalam bentuk tegangan menengah 20 Kv. Karakteristik dari permintaan anergi listrik kadangkala membuat usaha tersebut sulit untuk dipenuhi.

Meramalkan pertumbuhan beban dan usaha untuk memenuhi siklus beban harian dan beban tahunan secara memuaskan merupakan dua kesulitan yang harus di atasi. Melalui kombinasi pengkajian kecenderungan masa lalu dan pembuatan ramalan ke masa depan, perencana akan memperkirakan kebutuhan pembangkitan tenaga dan merekomendasikan pembangunan fasilitasnya.

Namun demikian, tugas perencanba sistem tidak saja terbatas pada menjamin ketersediaan pembangkitan yang cukup saja, tapi juga harus dapat menentukan: 1. Apakah saluran transmisi yang tersedia beserta pelengkapnya masih cukup mampu untuk membawa tambahan energi listrik yang diperlukan? Apakah peralatan sistem masih cukup andal untuk melindungi sistem dari keadaan-keadaan gangguan.

Apakah keadan gejala peralihan transient akan mengganggu operasi normal sistem. Cara operasi yang paling ekonomis untuk bermacam-macam keadan pembebanan.

Selain persoalan-persoalan teknik tersebut, harus pula turut diperhatikan permasalahan yang menyangkut dampak lingkungan dan aspek penerimaan masyarakat atas hadirnya fasilitas baru ini.

Dengan demikian seorang insinyur tenaga listrik, menghadapi kebutuhan listrik yang kian meningkat, diharapkan dapat melakukan perkiraan-perkiraan dan sekaligus menyelesaikan persoalan yang muncul secara tepat dan terus-menerus.

Mengingat teknologi yang tersedia saat ini mungkin untuk menyimpan energi listrik secara efisien serta memenuhi persyaratan biaya-manfaat, maka tenaga listrik harus dibangkitkan sebanyak yang diperlukan saja.

Pusat-pusatr pembangkit yang tersedia harus selalu dapat memenuhi kebutuhan beban yang berubah-berubah tersebut. Meskipun pusat pembangkit dengan ukuran besar biasanya dianggap ekonomis, namun jika tambahan daya yang diperlukan hanya sekedar untuk memenuhi beban puncak yang berlangsung beberapa jam, pembangkit ukuran kecil sudah cukup memadai untuk melayaninya. Karena itu, seorang insinyur tidak saja harus memperkirakan pertumbuhan beban dari tahun ke tahun, tapi juga harus mampu memperhitungkan secara ekonomis kebutuhan beban harian yang selalu berubah-ubah.

Karakteristik perubahan besarnya daya yang diterima oleh beban sistem tenaga setiap saat dalam suatru interval haro tertentu dikenal sebagai kurva beban harian. Penggambaran kurva ini dilakukan dengan mencatat besarnya beban setiap jam melalui pencatatan Mega Watt-meter yang terdapat di gardu induk.

Sumbu vertical menyatakan skala beban dalam satuan MW, sedangkan sumbu horizontal menyatakan skala pencatatan waktu dalam 24 jam. Gangguan-gangguan yang terjadi dapat disebabkan oleh sambaran petir, hubungan singkat karena kejatuhan benda tertentu pada kawat penghantar, rusaknya isolasi, dan lain sebagainya.

Gangguan-gangguan tersebut dapat mengakibatkan lonjakan tegangan yang berlebihan, aliran arus yang sangat besar, bungan api listrik, dan kegagalan sistem tenaga untuk beroperasi secara keseluruhan. Menjadi tugas insinyur listrik pula untuk merancang sistem proteksi dengan mengatur pemakaian sekering fuse , pemutus daya circuit breaker , dan sistem relai yang mampu menemukan gangguan dengan cepat serta memisahkannya segera dari bagian sistem yang lain.

Dengan rancangan sistem proteksi yang baik, ganggua-gangguan yang terjadi dapat dilokalisir [ada daerah kejadian saja sehingga tidak mengganggu para pelanggan di daerah lain. Untuk harga sesaat besaran arus bolak-balik, digunakan huruf kecil, misalnya I untuk arus sesaat, dan v untuk tegangan sesaat.

Penggunaan huruf besar menunjukan nilai fasor yang mengandung besaran magnitude dan sudut. Besaran fasor adalah harga rms-nya root-mean-square. Namun pada pemakaian tertentu, huruf besar juga berarti harga bilangan nyata yang hanya mempunyai besaran. Untuk perhitungan-perhitungan tiga fasa, daya nyata, daya reaktif, dan daya mayanya diasumsikan selalu mempunyai besaran tiga fasa, kecuali bilai dinyatakan lain. Diposting oleh.

ADKAR PROSCI PDF

Dasar Tenaga Listrik

Schuler, Macmillan, Vibration analysis for electronic equipment,Dave S. Amien got bachelor and master degree at the Department of Electrical Engineering, University of Indonesia. Abdullah AL Aziz berkomentar: Johnson,Prentice Hall, Student solution manual to accompany electronic devices and circuits and electronic devices and circuits: This system used sensors to detect the rainy weather conditions, detect the light intensity to keep the lighting inside the building, limiting the number of visitors in accordance with the capacity building capacity, temperature rise resulting from a user density of buildings and also a fire hazard that could have been either intentional or unintentional. Artikel Blog Dunia Listrik.

FROMM REICHMANN ON LONELINESS PDF

Dasar Teknik Tenaga Listrik dan Elektronika Daya

.

COMPORTAMIENTO HUMANO EN EL TRABAJO NEWSTROM PDF

Dasar teknik tenaga listrik dan elektronika daya / oleh ... - Library UM

.

SCANNERDANNER EBOOK PDF

DASAR TENAGA LISTRIK ZUHAL PDF

.

Related Articles