IMPETIGO BULOSA ADALAH PDF

Oleh Aprinda Puji Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Impetigo adalah infeksi kulit bagian paling atas yang sangat mudah menular dan menyebabkan rasa sakit. Akibatnya, ruam merah yang berisi cairan akan terbentuk dan bisa pecah kapan saja. Ruam merah ini dapat muncul di bagian tubuh mana pun.

Author:Fenrim Zull
Country:Burkina Faso
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):27 November 2004
Pages:425
PDF File Size:15.55 Mb
ePub File Size:16.79 Mb
ISBN:571-1-17312-564-3
Downloads:54149
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Gogami



Pesan Sekarang Apakah Impetigo Itu? Impetigo merupakan salah satu infeksi kulit berupa bercak kemerahan berisi cairan yang apabila pecah akan membentuk kerak berwarna coklat kekuningan. Daerah kulit yang terjangkit impetigo terasa gatal dan nyeri, bahkan pada kasus berat dapat terjadi ulkus yang dalam disertai pembengkakan kelenjar getah bening di sekitarnya. Jika salah satu anggota keluarga kamu terjangkit penyakit ini sebaiknya kamu menggunakan alat-alat mandi, makan dan pakaian yang khusus agar tidak menular ke anggota keluarga lain.

Terdapat dua macam impetigo berdasarkan gejalanya yaitu: Impetigo bulosa, yaitu luka kemerahan, berisi cairan dan disertai dengan demam. Impetigo jenis ini tidak mudah menular dan biasanya menyerang daerah pinggang, leher, lengan atau tungkai. Impetigo non bulosa, yaitu luka kemerahan yang sering meninggalkan kerak coklat kuning kecoklatan jika digaruk.

Impetigo jenis ini mudah menular sehingga kasus impetigo non bulosa lebih sering ditemukan. Daerah yang sering terinfeksi oleh impetigo non bulosa adalah sekitar hidung dan mulut.

Gejala Diperlukan waktu 4 hingga 10 hari setelah terpapar bakteri untuk mengetahui apakah kamu terinfeksi impetigo. Gejala impetigo berbeda-beda pada impetigo bulosa dan non bulosa. Gejala pada impetigo bulosa adalah: Terdapat luka kemerahan dan berisi cairan dengan ukuran 1 sampai 2 cm. Daerah tersebut terasa gatal dan nyeri. Daerah impetigo dapat meluas dan pecah. Luka lepuh yang pecah akan menjadi kerak coklat kekuningan. Dengan perawatan yang tepat, luka dapat mengering dan tidak meninggalkan bekas.

Sementara gejala pada impetigo non bulosa: Terdapat luka kemerahan yang terasa sakit dan gatal. Jika daerah tersebut digaruk dapat menyebabkan daerah meluas dan menular. Sebaiknya segera mencuci tangan setelah memegang daerah impetigo non bulosa. Luka yang mengering berwarna kecoklatan dan meninggalkan bekas kemerahan. Bekas luka akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.

Penyebab Bakteri penyebab impetigo adalah Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes. Bakteri ini biasanya menginfeksi daerah luka seperti luka teriris, gigitan serangga, terjatuh dan akibat penyakit kulit. Beberapa penyakit kulit tersebut adalah infeksi akibat kutu, kudis dan eksim.

Selain itu, beberapa penyebab lainnya adalah: Sering mengikuti aktivitas yang memiliki frekuensi kontak kulit yang sering dan lingkungan yang cenderung padat. Impetigo sering mengerang anak karena sistem imun pada anak-anak belum sempurna. Suhu lembab dan hangat sangat disukai oleh bakteri untuk berkembang biak. Penderita diabetes mudah terinfeksi bakteri karena luka terbuka penderita diabetes membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Penyebab dari impetigo penting untuk diketahui agar dapat diberikan penanganan yang tepat.

Dokter akan menganjurkan untuk melakukan uji laboratorium jika luka makin memburuk. Selain itu agar diketahui apakah luka tersebut adalah impetigo atau herpes. Hal ini karena keduanya memiliki gejala yang hampir mirip.

Komplikasi Jika tidak ditangani dengan benar dapat terjadi komplikasi pada impetigo. Berikut ini adalah beberapa penyakit komplikasi tersebut:.

ROMAN JAKOBSON SELECTED WRITINGS PDF

Bullous impetigo

Minggu, 30 Maret Impetigo Impetigo adalah infeksi pada kulit yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri penyebabnya dapat satu atau kedua dari Stafilokokus aureus dan Streptokokus hemolitikus B grup A. Impetigo mengenai kulit bagian atas epidermis superfisial. Impetigo adalah infeksi kulit yang sering terjadi pada anak-anak. Impetigo umumnya mengenai anak usia tahun. Impetigo adalah infeksi kulit yang mudah sekali menyebar, baik dalam keluarga, tempat penitipan atau sekolah.

EMBELIA RIBES PDF

Perbedaan Impetigo Bulosa dan Krustosa [Lengkap]

Other Apps Impetigo bulosa Impetigo bulosa merupakan suatu bentuk impetigo dengan gejala utama berupa lepuh-lepuh berisi cairan kekuningan dengan dinding tegang, terkadang tampak hipopion. Impetigo bulosa juga dikenal sebagai impetigo vesikulo-bulosa atau cacar monyet. Impetigo non bulosa disebut juga impetigo krustosa atau impetigo kontagiosa. Pada lesi non bulosa kebanyakan lesi disebabkan oleh S. Sedangkan pada lesi bulosa, impetigo bulosa sering disebabkan oleh S aureus grup 2 dengan menghasilkan toxin eksfoliatif A dan B yang akan menyebabkan adhesi sel pada lapisan superfisial dari epidermis, memecah lapisan stratum granulare dan membentuk blister. Penatalaksanaan dari impetigo meliputi perawatan luka baik secara topikal maupun pemberian antibiotik sistemik.

IVAC 572 MANUAL PDF

Kenali Impetigo Dari Penyebab, Gejala dan, Pengobatannya

Pesan Sekarang Apakah Impetigo Itu? Impetigo merupakan salah satu infeksi kulit berupa bercak kemerahan berisi cairan yang apabila pecah akan membentuk kerak berwarna coklat kekuningan. Daerah kulit yang terjangkit impetigo terasa gatal dan nyeri, bahkan pada kasus berat dapat terjadi ulkus yang dalam disertai pembengkakan kelenjar getah bening di sekitarnya. Jika salah satu anggota keluarga kamu terjangkit penyakit ini sebaiknya kamu menggunakan alat-alat mandi, makan dan pakaian yang khusus agar tidak menular ke anggota keluarga lain.

DKA FLOWSHEET PDF

Patogenesis[ sunting sunting sumber ] Toksin eksfoliatif racun pengelupas adalah serin protease yang secara khusus mengikat dan membelah desmoglein 1 Dsg1. Penelitian terdahulu memperkirakan bahwa racun pengelupas mengikat gangliosida, menyebabkan pelepasan protease oleh keratinosit yang bertindak sebagai superantigens dalam stimulasi sistem kekebalan kulit. Penelitian terbaru menyarankan adanya tiga macam racun pengelupas; yaitu ETA, ETB, dan ETD yang bertindak sebagai serin protease yang spesifik terhadap asam glutamat, dengan spesifisitas yang terkonsentrasi. Hasilnya adalah pembelahan pada Dsg1 manusia di situs yang unik setelah residu asam glutamat menyebabkan deaktivasi. Proteolisis dari ikatan peptida yang mengarah ke disfungsi Dsg1 dan desmosome, membuat dapat dipahami mengapa bulosa terbentuk, sehingga diketahui bahwa ikatan peptida adalah penting agar Dsg1 berfungsi yang tepat. Sama seperti bentuk-bentuk lain dari staph, S. Reseptor permukaan tersebut memungkinkan terjadinya jembatan tempat mengikat bagi sel-sel endotel.

Related Articles